Apakah Anda sudah Berinvestasi dengan Aman?

SHARE
Apakah Anda sudah Berinvestasi dengan Aman?

Investasi yang aman merupakan tujuan dari seluruh investor. Baik yang menanamkan modal besar hingga kecil pun menginginkan jenis investasi yang aman. Sekarang logikanya, apa ada orang yang mau rugi? Di samping bermain investasi khususnya saham memang tinggi risiko untuk rugi bahkan bangkrut, tetapi Anda dapat meminimalisir jumlah kerugian dengan memilih perusahaan investasi yang aman. Sebenarnya, apa maksud dari kata aman itu?

Ciri-ciri Investasi yang Aman

Arti aman untuk sebuah investasi merupakan bagian dari sebuah janji yang ditawarkan kepada investor saat pertama kali. Awalnya, hampir seluruh perusahaan investasi akan menyebut produknya aman, menguntungkan, dan menjanjikan. Namun buktinya, hanya segelintir perusahaan yang terbukti menepati janji tersebut. Nah, kalau sudah seperti ini siapakah yang salah? Perusahaan atau ketidaktelitian investor?

Sebagian besar dari Anda yang adalah investor pasti akan menjawab perusahaan. Mengapa ada 2 kemungkinan kesalahan yang juga ditujukan pada investor? Mari kita bahas satu per satu melalui ciri-ciri investasi yang aman berikut ini

Pertama, pahamilah jika investasi paling aman adalah yang sudah terdaftar resmi di lembaga keuangan Negara, seperti OJK. Dengan adanya perijinan tersebut, tentu perusahaan telah mengupayakan berbagai kriteria yang diberikan pemerintah, yang tingkat kesulitan untuk lulusnya pun cukup tinggi. Sehingga, dengan bantuan pemerintah, Anda tidak perlu ragu akan keamanannya.

  • Kedua, pilihlah perusahaan yang dapat menjelaskan produknya sedetail mungkin. Bahkan yang tidak memberikan banyak janji seperti dapat mengembalikan modal beserta bunga yang tinggi dalam waktu singkat. Sekarang, ingat kembali prinsip dalam berinvestasi yaitu pendapatan yang tinggi pasti mengandung risiko yang tinggi pula. Jadi, tidak mungkin seorang investor mendapat imbal tinggi secepat mungkin.
  • Ketiga, cermatlah dalam memilih produk investasi. Pada tahun 2016 lalu, pemerintah menemukan terdapat ribuan jenis investasi yang dimiliki seluruh perusahaan investasi. Setelah booming pada 2012, di tahun 2016 kemarin jenis-jenis investasi mengalami peningkatan lebih dari 100%. Untuk Anda yang termasuk pemula dan bermodal minim, sebaiknya pilih jenis investasi jangka pendek yang bermodal kecil dan berisiko minim dulu, seperti reksa dana.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY