3 Dampak Buruk Kekurangan Oksigen di Ruang yang Minim Udara

SHARE
Kekurangan oksigen dapat menyebabkan fungsi organ terganggu karena organ tersebut tidak mendapatkan aliran darah dengan baik.

Belum lama ini, publik dihebohkan dengan kasus pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur. Kasus tersebut menewaskan 6 orang dan 5 orang lainnya mengalami trauma dan kehilangan banyak energi karena disekap dalam toilet yang berukuran kecil.

Polisi memastikan, korban yang tewas akibat pembunuhan tersebut akibat kekurangan oksigen di sekap dalam ruang yang sempit.

Lantas kenapa ruang sempit dan dihuni banyak orang bisa sangat mematikan?

Manusia menghirup oksigen (O2) dan melepaskan karbondioksida (CO2). Didalam tubuh manusia, oksigen sangat dibutuhkan untuk bisa mendistribuksikan darah ke semua organ tubuh agar tetap berfungsi dengan baik.

Kekurangan oksigen dapat menyebabkan fungsi organ terganggu karena organ tersebut tidak mendapatkan aliran darah dengan baik. Kondisi ini bisa berakibat fatal hingga menimbulkan kematian.

Sehatbro.com kali ini akan merangkum apa saja ciri-ciri seseorang kekurangan oksigen.

Gejala-Gelaja yang Timbul Akibat Kekurangan Oksigen

Kekurangan oksigen dapat menyebabkan fungsi organ terganggu karena organ tersebut tidak mendapatkan aliran darah dengan baik.

Sesak Nafas

Pertama, jika tubuh seseorang sudah kekurangan oksigen, gejala yang akan timbul adalah sesak napas. Hal ini disebabkan sistem pernapasan lebih dahulu mendapatkan dampak pertama jika tubuh seseorang sudah kekurangan oksigen. Awalnya, seseorang akan merasakan kegelisahan, sakit kepala, dan merasa letih. Kondisi ini disebut dengan hipoksemia. Pernapasan seseorang akan meningkat 24 kali permenitnya. Denyut nadi juga akan meningkat.

Sirkulasi Darah Terganggu

Setelah denyut nadi meningkat. Kondisi ini akan semakin parah jika denyut nadi sudah mengalami penurunan. Tekanan darah akan menurun drastis. Jika kondisi ini tidak segera mendapatkan pertolongan berupa oksigen tambahan maka akan berujuang pada kematian. Warna kulit akan berubah menjadi kebiruan.

Baca Juga:  3 Cara Agar Selalu Sehat Saat Liburan

Adanya Kerusakan Otak

Kekurangan oksigen pada seseorang juga bisa menyebabkan adanya kerusakan otak. Hanya dalam 5 menit saja jika oksigen terhenti, sel-sel pada otak mulai terhenti. Bila hal ini terjadi kemungkinan besar seseorang itu akan mengalami kerusakan sistem saraf jika masih bisa diselamatkan. Jika tidak, akan berujung pada kematian.

Wanita kelahiran Bogor, 1 Mei 1994. Gemar membaca dan menulis di blog. Sekarang bekerja di Media Optify Indonesia sebagai Content Writer.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY